Kecewa Berat, Penumpang Keluhkan Pelayanan Bus Trans NTT di Manggarai Timur:Terlantar 5 Jam Tanpa Kepastian

Daerah 09 Jul 2026 13:44 3 min read 489 views By Angelus Durma
Kecewa Berat, Penumpang Keluhkan Pelayanan Bus Trans NTT di Manggarai Timur:Terlantar 5 Jam Tanpa Kepastian
Kecewa Berat, Penumpang Keluhkan Pelayanan Bus Trans NTT di Manggarai Timur: Terlantar 5 Jam Tanpa Kepastian

NTTUPDATE.NET - Pelayanan jasa transportasi Bus Trans NTT rute Kota Ruteng–Borong–Kupang menuai keluhan serius dari penumpang setelah terjadi keterlambatan berjam-jam tanpa kejelasan informasi dari pihak operator.

Keterlambatan penjemputan hingga lima jam tanpa informasi yang jelas dinilai sangat mengecewakan dan merugikan para calon penumpang beserta keluarga mereka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, di Terminal Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Sejumlah calon penumpang yang dijadwalkan berangkat pada dini hari justru harus menunggu dalam ketidakpastian selama berjam-jam.

Salah satu keluarga penumpang, Gecio V, mengungkapkan bahwa mereka telah berada di terminal sejak pukul 00.10 WITA, namun bus yang ditunggu tidak kunjung datang hingga menjelang pagi.

“Kami beserta keluarga lainnya menunggu bus lima jam sejak pukul 00.10 WITA hingga pukul 05.00 WITA di Terminal Borong,” ujarnya kepada media pada Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Gecio, keterlambatan tersebut membuat para penumpang dan keluarga terlantar di area terminal tanpa fasilitas memadai. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya penjelasan resmi dari pihak manajemen selama waktu penantian.

“Beberapa anggota keluarga kami bahkan bermalam ditemani nyamuk dan menahan dinginnya malam itu. Sungguh pengalaman yang buruk,” katanya.

Ia menilai, sebagai pengguna jasa transportasi, penumpang memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas terkait penyebab keterlambatan. 

Namun hingga bus tiba, tidak ada pemberitahuan resmi yang diberikan kepada calon penumpang.

Bus baru tiba sekitar pukul 05.20 WITA. Dari situ diketahui bahwa keterlambatan disebabkan oleh kerusakan mesin. Setelah dilakukan perbaikan, perjalanan baru dapat dilanjutkan sekitar pukul 06.10 WITA.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari para pengguna jasa, yang menilai manajemen Bus Trans NTT lalai dalam memastikan kesiapan armada serta tidak memenuhi standar pelayanan minimum.

“Kejadian ini sangat merugikan kami. Manajemen dinilai lalai karena tidak memberikan informasi yang jelas dan tidak memastikan armada dalam kondisi layak jalan,” tegasnya.

Gecio juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Pada awal Juni 2026, keluarganya juga menggunakan layanan Bus Trans NTT dari Kupang menuju Borong, dan mengalami masalah yang sama, yakni kerusakan mesin di tengah perjalanan.

“Kami sudah pernah mengalami hal yang sama sebelumnya. Kalau bus tidak layak jalan, seharusnya jangan dipaksakan. Lebih baik diganti dengan armada lain agar tidak mengorbankan penumpang,” tambahnya.

Ia berharap pihak manajemen Bus Trans NTT segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi armada dan sistem pelayanan, termasuk menyediakan informasi yang transparan kepada penumpang jika terjadi kendala operasional.

Menurutnya, pelayanan transportasi publik tidak hanya soal keberangkatan dan tujuan, tetapi juga menyangkut kenyamanan, keamanan, dan keselamatan penumpang yang harus dijamin oleh penyedia jasa.

“Kalau persoalan seperti ini terus dibiarkan, berarti manajemen mengabaikan hak penumpang. Padahal masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang layak,” tutupnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi media ini kepada pihak manajemen Bus Trans NTT terkait insiden keterlambatan tersebut bwlum membuahkan hasil. Pesan konfirmasi hang dikirim melalui WhatsApp tidak mendapatkan respons.***

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp